Showing posts with label hujan. Show all posts
Showing posts with label hujan. Show all posts

Monday, November 11, 2013

Hujan Darah India Video. Muncul lagi fenomena luar biasa di bumi kita yang bulat ini, yakni keberadaan hujan darah di India. Hujan merah yang menurut beberapa ilmuwan mengandung sel hidup karena di temukan DNA. Temuan ini hasil penelitian seorang ahli mikrobiologis asal Inggris bernama Milton Wainwright dari Universitas Sheffield, namun si ilmuwan ini belum bisa memastikan mengenai DNA apa yang terkandung dalam hujan darah India ini.

Namun anggapan itu dibantah karena ada juga anggapan bahwa warna merah darah pada hujan ini sebenarnya adalah pasir dari Arab, yang terbawa kemudian bercampur dengan air hujan, sehingga merubah warnanya menjadi merah seperti kejadian di Inggris pada tahun 1968 lalu

Bantahan tidak sampai disitu, ada juga yang mengatakan bahwa warna merah pada hujan ini, sebenarnya adalah darah kelelawar yang hancur karena ledakan meteor, kemudian mengguyur bumi, tepatnya di India di wilayah Kerala.

Hingga kini rahasia di balik hujan darah ini masih misteri alias belum terpecahkan

Bagaimana pendapat anda tentang hujan darah di India ini?

Friday, October 25, 2013

petrichor aroma hujan
Siapa diantara kita yang bisa mencium aroma yang berbeda setelah hujan? Aroma yang bisa membuat diri menjadi lebih melankolis dan membawa kenangan-kenangan masa lalu, bahkan membuat galau mereka yang sedang dilanda rindu? Apa dalang dibalik trik psikis dibalik turunnya hujan?

Petrichor adalah salah satu bau alami yang tercium saat hujan turun membasahi tanah yang kering. Pada tahun 1964, saintis Australia, Isabel Joy Bear dan R. G. Thomas, melakukan penelitian mengenai aroma hujan dan mempublikasikannnya di jurnal Nature, “Nature of Agrillaceous Odor.” Isabel dan Thomas menciptakan istilah petrichor (Yunani, petra: batu, ichor: darah para dewa) untuk menjelaskan fenomena tersebut. Petrichor sebenarnya disebabkan oleh beberapa hal.

Namun, yang paling berkontribusi terhadap munculnya petrichor ada dua hal. Pertama, minyak yang menguap dari tumbuhan. Tumbuhan mengeluarkan sejenis minyak yang mudah menguap yang kemudian terkumpul di berbagai permukaan, seperti misalnya bebatuan. Minyak tersebut bereaksi dengan tetesan air hujan dan dilepaskan sebagai gas ke udara. Kedua, geosmin yang dilepaskan oleh mikroba. Geosmin adalah senyawa organik yang dihasilkan oleh beberapa mikroba yang hidup di tanah, air tawar, dan air laut, seperti cyanobacteria dan actinobacteria. Geosmin dilepaskan ketika mikroba mati, dan saat terkena terpaan air hujan, geosmin terangkat ke udara dan terciptalah aerosol partikel geosmin dalam udara. Geosmin juga penyebab mengapa ikan air tawar suka berbau tanah.

Lalu, mengapa hal tersebut bisa menimbulkan sensasi yang berbeda? Pada saat musim kering, tumbuh-tumbuhan tertentu mensekresikan sejenis minyak aromatik ke dalam tanah sebagai upaya adaptif terhadap lingkungan yang relatif kering, kemudian pada saat hujan, senyawa-senyawa ini naik ke udara.

Senyawa kimia yang dihasilkan oleh tumbuh-tumbuhan tersebut kemudian bercampur dengan geosmin. Geosmin adalah zat kimia yang dihasilkan oleh Actinomycetes (bakteri berfilamen) pada saat pembentukan spora, zat ini naik ke udara akibat tekanan hujan.

Setelah itu senyawa aromatik dan geosmin berbaur dengan molekul ozon. Ozon terdiri dari tiga unsur oksigen yang saling berikatan, terbentuk dari oksigen dan senyawa nitrogen yang “dipecah” oleh petir yang kemudian bereaksi membentuk ozon. Bau ozon mirip atau mengingatkan kita pada bau senyawa klorin yang biasanya digunakan dalam kolam renang.

Selain ketiga penjelasan di atas, ada juga yang menyebutkan bahwa air hujan yang bersifat asam menimbulkan atau memicu reaksi-reaksi kimia di permukaan tanah yang terdiri dari berbagai komponen (organik dan anorganik) yang menghasilkan senyawa-senyawa aromatik.

Senyawa yang dihasilkan tersebut ternyata memiliki efek aroma-terapi yang memberi kesan tenang, nyaman, serta memberi inspirasi bagi yang menciumnya. Akan tetapi beberapa peneliti menemukan bahwa aroma hujan yang dirasakan oleh tiap orang berbeda-beda. Hal ini mungkin dipengaruhi suasana hati penikmat hujan itu sendiri.

Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi..

Jadi, aroma apakah yang anda rasakan pada hujan kali ini?
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!